pada akhirnya, kita cuman punya diri sendiri
Collumn May 22, 2026 2 min read

pada akhirnya, kita cuman punya diri sendiri

By lotacancri

in the end, we only have ourselves

a sentence that immediately chokes me. at 3:55 am.


i suddenly remember those times when my days were surrounded by people,


some are friends, some are strangers

some are ex-lovers, some are just visitors

it's not just about the people, it has places and experiences.


when everything still works together, so certain that nothing can separate us even an inch. until I totally forget that, "times might be up, one day" and it is forced to stop.

all of that was taken away, until it was destroyed, dusty and leaving only memories.

the chairs we used to sit, the foods we used to eat, the laughter we used to hear, the songs we used to listen to, the times we used to spend, the places we used to go,

those. are. gone.

and it finds a new beginning. of us. it's just a little different because we do it by ourselves, individually.


and me, my own life... i say it often times, I'm just escaping. I'm here, unseen, more like hiding, not starting a new but just stay at the place where no one knows me, even when i do worse, no one would. instead of;

i'm still watching them, while missing the golden times. I'm still searching them, what's the news. and, i hope our paths cross again.


pahitnya lagi, ini akan selalu terjadi disetiap pertumbuhan. apapun yang kita jumpai, mereka akan menemukan waktunya, dan ketika waktunya sudah cukup, hal-hal diantaranya juga berganti. siapapun, semanis apapun jalannya, akan slalu ada yang pergi. dan yang tinggal, tetap diri sendiri. untukku, mereka dan hal-halnya akan slalu berbekas di ingatan yang pasti suatu hari nanti, mengenangnya slalu terjadi. mereka dan nilainya kusimpan khusus di sebuah tempat yang belum ada namanya dan semoga aku juga cukup menjadi sesuatu yang mudah diingat, seperti halnya aku mengingat mereka.

Comments (0)

Login to post a comment.

Related Articles

Cerita Hari Ini : "Terpaksa" di Jakarta
Collumn Apr 20, 2026

Cerita Hari Ini : "Terpaksa" di Jakarta

Setelah kemarin "dipaksa" bawa motor sendirian di Jakarta, tadi, sepulang kerja terbesit, "tar dulu ah, belum mau pulang" seolah jadi kalimat pembuka untuk akhir pekan yang menyenangkan.

Cerita Hari Ini : Berapa lama lagi waktu yang gue punya?
Collumn Apr 06, 2026

Cerita Hari Ini : Berapa lama lagi waktu yang gue punya?

Sama seperti banyak keluarga indonesia di luar sana, dulu keluarga gue pun bukan tipikal keluarga yang ikut serta dengan perayaan seperti tahun baru, hari ibu, hari ayah dan hari ulang tahun. Rasanya janggal salah satu dari kami bilang “selamat hari ibu, mah”, “Selamat Ulang tahun, pak” atau “Selamat ulang tahun, cep” gak pernah ada kue ulang tahun di meja makan atau ruang tengah rumah kami waktu itu.