The Klikis perkenalkan diri lewat "Figuran Kota", debut yang mengangkat keresahan urban
New Release May 05, 2026 2 min read

The Klikis perkenalkan diri lewat "Figuran Kota", debut yang mengangkat keresahan urban

By Kiwari Journals

Di kota yang bergerak tanpa jeda, tidak semua orang jadi tokoh utama. Sebagian dari kita hanya lewat, mengulang rutinitas yang sama, seperti membaca skrip yang tak pernah benar-benar kita tulis sendiri.

Dari keresahan itulah The Klikis memperkenalkan debut single mereka, "Figuran Kota", sebuah karya yang lahir dari esai sastra dan berkembang menjadi refleksi tentang kehidupan urban yang repetitif, absurd, dan diam-diam melelahkan.

Band ini tidak terbentuk dari rencana besar. Semuanya bermula dari sesi jamming sederhana antar teman kantor, yang awalnya hanya jadi pelarian dari rutinitas. Namun pertemuan yang berulang itu perlahan berubah menjadi ruang untuk berbagi keresahan yang sama.

Akhirnya, lima personil: Jemmi (vokal), Wahyu (gitar), Ijal (gitar), Jeremy (bass), dan Hari (drum), memutuskan untuk berhenti membawakan lagu orang lain, dan mulai menulis cerita mereka sendiri.

Figuran Kota, debut single mereka yang dirilis 24 April 2026, lahir dari sebuah esai sastra yang ditulis salah satu personilnya. Esai itu bukan tentang musik. Ia berbicara tentang kota yang terus bergerak seperti naskah tanpa revisi; dialog yang terdengar familiar, adegan yang berulang, sementara para pemainnya berganti wajah namun tetap membaca skrip yang sama. Dari Simatupang ke bilangan Kemang, dari ruang rapat ke kedai kopi, pertunjukan terus berjalan. Di ujungnya, ada satu kalimat yang menggantung: mungkin, tanpa sadar, kita semua hanyalah figuran di dalamnya



Jakarta The Klikis New Release

Comments (0)

Login to post a comment.

Related Articles

Ashira Zamita Buka Babak Baru Lewat Single Independen “waiting (come home)”
New Release May 12, 2026

Ashira Zamita Buka Babak Baru Lewat Single Independen “waiting (come home)”

Ashira Zamita, penyanyi, penulis lagu, sekaligus aktor asal Indonesia berusia 23 tahun, resmi melangkah ke fase baru dalam kariernya lewat perilisan single terbarunya, “waiting (come home).” Setelah cukup lama dikenal sebagai artis komersial di bawah label, kini Ashira memilih untuk berjalan secara independen—dengan caranya sendiri, dan lebih dekat dengan suara yang benar-benar mewakili dirinya.

Shiver Debut Melalui Maxi Single “Where Wamrth Dissolve”
New Release Apr 20, 2026

Shiver Debut Melalui Maxi Single “Where Wamrth Dissolve”

Shiver, Unit Emogaze asal Majalengka yang beranggotakan Bangkit (Vokal dan Gitar), Silfa (Bass) dan Ganesh (Drum) memulai perjalanan bermusiknya melalui rilisan Maxi Single nya “Where Warmth Dissolves” yang berisi 2 track yakni “Nothing Stays Warm” dan “Permanent Echo” yang dirilis pada 12 April 2026. Dibentuk di Majalengka pada awal tahun 2026, Shiver merupakan project terbaru dari personilnya yang tergabung dalam project lain seperti Neurova, Worthless dan After Eighteen.

Assia Keva Temukan Cinta Secara Sederhana Melalui Single  Terbaru “Moonlight ( Stripped Down )”
New Release Apr 20, 2026

Assia Keva Temukan Cinta Secara Sederhana Melalui Single Terbaru “Moonlight ( Stripped Down )”

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Bali, Assia Keva, merilis lagu terbarunya yang berjudul milik Assia Keva. Single tersebut adalah lagu cinta yang sederhana tetapi ditulisnya dengan sepenuh hati. Assia Keva menceritakan melalui rilis pers bahwa “Moonlight” ditulisnya pada suatu malam pada 2022 lalu di meja makan rumahnya saat temannya secara spontan memainkan gitar dengan nada yang sederhana tetap langsung menempel di telinganya.

Setelah Hiatus Selama 6 Tahun, Ashilla Kembali Merilis Single berjudul “Hancur Dulu”, Berbicara Tentang Fase Denial dan Proses  Kesadaran Diri
New Release Mar 26, 2026

Setelah Hiatus Selama 6 Tahun, Ashilla Kembali Merilis Single berjudul “Hancur Dulu”, Berbicara Tentang Fase Denial dan Proses Kesadaran Diri

Setelah hiatus selama 6 tahun, kini Ashilla resmi merilis single terbarunya berjudul “Hancur Dulu”, sebuah lagu yang reflektif yang mengangkat perjalanan batin Ashilla dalam memahami dirinya sendiri. Lagu ini tidak berbicara tentang menyalahkan siapapun, melainkan tentang momen ketika seseorang mulai mempertanyakan keyakinan yang selama ini ia pegang tentang dirinya.