Cerita Hari Ini: "farewell"
Collumn August 18, 2026 1 min read

Cerita Hari Ini: "farewell"

By lotacancri

"bye" — "selamat tinggal"


tersirat dan tidak tersirat, keduanya harus dihadapi, bukan?

bisa jadi kita yang ditinggalkan atau justru kita yang meninggalkan.

bagiku, rasanya menghadapi perpisahan dalam bentuk apapun adalah hal yang paling sulit. butuh, mungkin setengah dari 365 hari untuk akhirnya berdamai. karena pasti slalu ada hari-hari dimana aku akan datang mengingat, meratapi hal-hal yang tertinggal, menangisi hal-hal yang sudah selesai. anehnya, aku suka perasaan ini.


"grieving for everything that left, for those who've gone, for the things that's ended even before it started,"


tidak sekali dua kali aku bertanya, mengapa ada akhir masa?

untuk apa dipertemukan kalau memang harus berakhir?

dan, mungkin Tuhan menjawab sesederhana seperti, "dunia ini saja ada awal mulanya, begitupun dengan akhirnya. yang mungkin sebentar lagi"

begitupun isinya ya, kataku.


pertemuan,

sebuah lagu,

durasi kelas mata kuliah,

pagi dan malam,

tinta pena,

pertemanan,

garis nadi,

dan waktu kita.


"selamat tinggal" memang tidak pernah dipinta untuk bersikap adil, tapi ia tetap akan datang apapun dan bagaimanapun situasinya. berkesan, kurang berkesan, diterima, tidak diterima, saat marah, saat hampa, sudah terduga, tiba-tiba, sekarang atau nanti.


untukku, biasakanlah.




it's beautiful to be alive it's wonderful to live a life full of hope

Comments (0)

Login to post a comment.

Related Articles

pada akhirnya, kita cuman punya diri sendiri
Collumn May 22, 2026

pada akhirnya, kita cuman punya diri sendiri

in the end, we only have ourselves a sentence that immediately chokes me. at 3:55 am. i suddenly remember those times when my days were surrounded by people,

Cerita Hari Ini : "Terpaksa" di Jakarta
Collumn Apr 20, 2026

Cerita Hari Ini : "Terpaksa" di Jakarta

Setelah kemarin "dipaksa" bawa motor sendirian di Jakarta, tadi, sepulang kerja terbesit, "tar dulu ah, belum mau pulang" seolah jadi kalimat pembuka untuk akhir pekan yang menyenangkan.

Cerita Hari Ini : Berapa lama lagi waktu yang gue punya?
Collumn Apr 06, 2026

Cerita Hari Ini : Berapa lama lagi waktu yang gue punya?

Sama seperti banyak keluarga indonesia di luar sana, dulu keluarga gue pun bukan tipikal keluarga yang ikut serta dengan perayaan seperti tahun baru, hari ibu, hari ayah dan hari ulang tahun. Rasanya janggal salah satu dari kami bilang “selamat hari ibu, mah”, “Selamat Ulang tahun, pak” atau “Selamat ulang tahun, cep” gak pernah ada kue ulang tahun di meja makan atau ruang tengah rumah kami waktu itu.